Nata de coco…Tos

Sebagai negara kepulauan, umumnya daerah sepanjang pesisir pantai di Indonesia banyak ditumbuhi pohon kelapa. Pohon kelapa memberikan banyak hasil bagi manusia mulai dari batang, daun, buah dll. Pada pembuatan kopra atau penjual kelapa di pasar, airnya terbuang percuma sebagai limbah yang dapat mencemari lingkungan terutama yang berhubungan dengan kesuburan tanah. Jika kita mengetahui manfaat air kelapa bahwa air kelapa telah berhasil diolah menjadi suatu produk komersial yang sangat populer dengan nama Nata de Coco.

Seperti halnya pembuatan beberapa makanan atau minuman hasil fermentasi, pembuatan nata juga memerlukan bibit. Bibit tape biasa disebut ragi, bibit tempe disebut usar, dan bibit nata de coco disebut starter.

Bibit nata adalah bakteri Acetobacter xylinum yang akan dapat membentuk serat nata jika ditumbuhkan dalam air kelapa yang sudah diperkaya dengan karbon dan nitrogen melalui proses yang terkontrol. Dalam kondisi demikian, bakteri tersebut akan menghasilkan enzim yang dapat menyusun zat gula menjadi ribuan rantai serat atau selulosa. Dari jutaan renik yang tumbuh pada air kelapa tersebut, akan dihasilkan jutaan lembar benang-benang selulosa yang akhirnya nampak padat berwarna putih hingga transparan, padat, kokoh, kuat dan kenyal dengan rasa mirip kolang-kaling, yang disebut sebagai nata.

Selain banyak diminati karena rasanya yang enak dan kaya serat, pembuatan nata de coco pun tidak sulit dan biaya yang dibutuhkan tidak banyak sehingga dapat sebagai alternatif usaha yang dapat memberikan keuntungan. Produk ini banyak digunakan sebagai pencampur es krim, coktail buah, sirup, dan makanan ringan lainnya.
Nata de coco dapat dipakai sebagai sumber makan rendah energi untuk keperluan diet. Nata de coco juga mengandung serat (dietary fiber) yang sangat dibutuhkan tubuh dalam proses fisiologi. Konon, produk ini dapat membantu penderita diabetes dan memperlancar proses pencernaan dalam tubuh.

Acetobacter xylinum dalam pertumbuhan dan aktivitasnya membentuk nata memerlukan suatu media yang tepat sehingga produksi nata yang dihasilkan dapat secara optimal. Sebagai media dalam pembentukan nata media yang digunakan haruslah memiliki kandungan komponen-komponen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme yang dalam hal ini yaitu acetobacter xylinum . Komponen media nata yang dibutuhkan sebagai syarat media nata antara lain memiliki sumber karbon dapat berupa gula, sumber nitrogen dapat berupa penambahan urea atau ZA, mineral dan vitamin yang mendukung pertumbuhan bakteri acetobacter xylinum. Asam sitrat atau asam asetat untuk penyedia kondisi asam yang diharapkan bakteri acetobagter xylinum.

Pembuatan starter/bibit dari Ampas Nanas

Apabila bakteri Acetobacter cylinum sulit diperoleh, maka bakteri tersebut diperoleh dari ampas nanas dengan cara sebagai berikut :

1. Buah nanas matang, dikupas dan dicuci bersih. Kemudian dibelah dan dipotong-potong kecil-kecil. Potongan ini dihancurkan dengan alat penghancur.

2. Hancuran nenas diperas sampai sari buahnya habis, ampasnya dicampur dengan air dan gula pasir dengan perbandingan 6:3:1. Tapi sebelumnya air dididihkan masukkan gula putih sampai larut dan mendidih lagi. Dinginkan larutan gula, kemudian masukkan ampas. Campuran ini diaduk merata dan dimasukkan ke dalam stoples dibiarkan 10 menitan, kemudian ditutup dengan kertas dan diperam aelama 2-3 minggu (sampai terbentuk lapisan putih di atasnya).

3. Larutan yang diperoleh selanjutnya digunakan sebagai bibit/starter dalam pembuatan nata de coco.

Cara Perbanyakan starter/bibit yang dilakukan sendiri

1. Tuangkan air kelapa + ZA + biang cuka yang sudah mendidih ke dalam botol sirup sebanyak 2/3 bagian, lalu tutup dengan kertas koran dan ikat dengan gelang karet.

2. Setelah dingin tambahkan starter yang sudah jadi / bibit yang dibeli dari balai-penelitian Bioteknologi sebanyak 20-30 ml.

3. Biarkan selama 7-10 hari, maka starter/bibit sudah siap dipakai untuk pembuatan nata de coco selanjutnya.

4. Untuk pembuatan bibit selanjutnya adalah 2/3 botol air kelapa ditambahkan 1/3 botol bibit sendiri.

Jika tidak sempat membuat bibit/starter bakteri Acetobacter xylium ( Bisa diperoleh di laboratorium pertanian ). Perlu diketahui pembelian bibit/starter di Malang 1 botol ( 8OO ml ) harganya Rp 25.000. Dimana tempat tinggal (kota) anda ?…..

Komposisi pembuatan nata de coco

1. Air kelapa tua

2. Gula

3. Urea/ZA

4. Starter

5. Asam asetat

6. Asam sitrat

Peralatan yang digunakan : Pemanas, gelas ukur, panci, pengaduk, baki atau loyang, kertas koran dan tali karet.

Cara pembuatan nata de coco

1. Loyang + pengaduk disterilkan caranya panaskan loyang/pengaduk diatas pemanas 15 -20 cm.

2. Semua bahan kecuali starter direbus sampai mendidih

3. Tuangkan ke dalam loyang/cetakan yang sudah disediakan dengan ketebalan 1,5 cm – 2 cm, kemudian tutup dengan koran dan ikat dengan tali karet.

4. Biarkan sampai benar-benar dingin, starter dimasukan ke loyang dengan membuka sedikit salah satu penutup ujung loyang dan tak perlu di aduk, selanjutnya tutup dan diamkan selama 7- 10 hari.

5. Setelah kurang lebih satu minggu, air kelapa telah berubah menjadi nata de coco dan siap dipanen (diangkat dari loyang/cetakan).

6. Nata de coco dicuci beberapa kali ( 3 kali ) untuk menghilangkan bau asam, selanjutnya dipotong kecil-kecil berbentuk kubus. Kemudian direndam 2 hari biar bau asamnya hilang dengan catatan air rendaman di ganti setiap hari

7. Pada hari ketiga nata direbus dalam air bersih sampai mendidih dan tiriskan.

8. Buat rebusan air gula dan pandan di dalam panci yang manisnya sesuai selera masing-masing. Masukkan nata yang telah ditiriskan dan tutup, biarkan kurang lebih 1 jam supaya manisnya meresap ke dalam nata. Selanjutnya nata siap dihidangkan atau bisa juga dicampur lagi dengan sari buah lainnya.

Catatan:

Bila nata de coco ini di kemas dengan di beri air “gula” dan perasa (essen) maka nata de coco akan bertahan (awet) minimal 1 tahun. Karena gula itu sendiri berfungsi sebagai pengawet nata de coco itu sendiri.




65 Komentar

  1. Ben said,

    Februari 12, 2009 pada 9:06 am

    Blog yang informatif sekali dan berani tampil dalam karakter beda🙂
    Sukses selalu🙂

    Salam hangat
    Ben

    http://benedikawidyatmoko.wordpress.com
    http://benagewe.blogdetik.com

  2. iwanmalik said,

    Februari 16, 2009 pada 10:38 pm

    Terima kasih mas ben, mudah-mudahan helm saya cukup di kepala he…he…..
    Semua ini tak lepas dari kritik saran rekan-rekan dan masih ada beberapa yang harus dibenahi.
    webnya mas ben juga bagus, gak ingin coba formulanya mas ?

    Salam

  3. Dedhy Kasamuddin said,

    Maret 9, 2009 pada 2:40 am

    Assalamu alaikum mas, terima kasih udah mampir diblog aku, dan aku juga mau bertukar link ama mas, gimana mas???
    by http://bendeddy.wordpress.com

  4. Maret 9, 2009 pada 5:40 am

    Hey,
    Interesting blog, I just stumbled on it and I’m already a subscriber
    I recently shed 30 pounds in 30 days, and I want to share my weight loss success
    with your readers. I wrote about my experience
    on my blog, and I welcome your comments!

    If I can lose that much weight then anyone else can too. Whatever you do, don’t give up and you WILL
    reach all your weight loss goals!
    much thanks for reading,
    Joan
    Most recent blog post: and natural diets

  5. anne rahmanita said,

    April 12, 2009 pada 4:25 pm

    penambahan pupuk urea apa tidak berbahaya? mohon penjelasannya.

  6. chosin said,

    April 25, 2009 pada 2:20 am

    informasinya bagus, ana ingin mencoba. tolong mas kirimkan gambar proses pembuatan nata. ana ingin mempraktekkannya bersama anak-anak SMP untuk materi bioteknologi. tri,akasih dan sukses selalu.

  7. lia said,

    Mei 8, 2009 pada 9:19 am

    KEREN……..mas artikelnya, terus dikembangkan yach
    semangat

  8. muhammad isman junian rahman said,

    Mei 10, 2009 pada 6:46 am

    terima kasihh . saya sedang sangat membutuhkan .

  9. muhammad isman junian rahman said,

    Mei 10, 2009 pada 6:53 am

    eh eh , saya baca di artikel lain . penggunaan ZA dalam nata de coco sangat berbahaya loh .

  10. iwanmalik said,

    Mei 10, 2009 pada 10:10 pm

    Pak Muhammad Isman Jr,
    ZA adalah sumber nutrisi bagi bakteri yang melakukan fermentasi air kelapa shg menjadi nata decoco. Fungsi utamanya sebagai penyedia nitrogen, dengan persediaan nitrogen tambahan, bakteri akan berkembang biak secara cepat, dan proses perubahan air kelapa menjadi nata decoco juga menjadi lebih cepat.
    Ketika ZA ditambahkan ke media pembuatan nata decoco, ZA akan dimakan oleh bakteri, digunakan untuk berkembangbiak. Bakteri memerlukan banyak protein untuk pembelahan sel berkembang biak.
    Tapi tidak usah kawatir, ZA yang ditambahkan ke media nata decoco persentasinya sangat kecil dan diharapkan pas untuk komsumsi si bakteri.
    Apa bapak Muhammad Isman Jr berminat…?
    Info detail sudah saya kirim via email, silahkan buka…
    Salam

  11. piter said,

    Mei 13, 2009 pada 5:00 pm

    saya tertarik dengan artikel anda. mohon kirannya dapat membagi formula yang lengkapnya. saya berminat untuk membuka usaha sendiri. thanks

  12. lulu said,

    Mei 14, 2009 pada 10:50 am

    assalamualaikum…
    saya tertarik dengan pemanfaatan air kelapa menjadi nata de coco dan berencana tuk membuatnya jadi bahan skripsi, mohon info-infonya yah. makasih.aq tunggu di email

    • lulu said,

      Juni 29, 2009 pada 3:55 am

      assalamualaikum…
      saya tertarik dengan pemanfaatan air kelapa tua menjadi nata de coco dan berencana tuk membuatnya jadi bahan skripsi, dengan tema “lingkungan dengan pemanfaatan limbah air kelapa tua” mohon info-infonya yah. makasih.aq tunggu di email. tuk temen2 yang ingin memberikan info juga bisa mengirim email ke lulu_nana16@yahoo.com

  13. ade pahmi said,

    Juni 14, 2009 pada 10:32 am

    assalamualaikum wr. wb
    saya sangat tertarik sekali untuk membuat nata de coco mohon kiranya bapak mau berbagi dan mengirimkan e mail mengenai proses lengkap pembuatan nata de coco ini kepada saya, terima kasih atas informasinya.

  14. Jawahir said,

    Juni 23, 2009 pada 3:55 am

    Ass..
    Sungguh artikel yg lg tak cari2..
    Makasih ats infonya ms. Tp diman kira2 bisa mendapatkan stater bacteri untuk daerah magelang/jogjakarta? Trimaksh

    • bondan danu kusuma said,

      Oktober 17, 2010 pada 5:44 pm

      untuk bibit/starter bisa hub ibu dewi,cq 02747861610, beliau adalah pengrajin nata di wilayah godean, Jogjakarta. setahu saya dia membuat nata dengan jumlah yang banyak. coba kontak langsung dengan dia.

  15. ................ Ari Nurdiansyah said,

    Juli 5, 2009 pada 5:08 pm

    mas klo di daerah malang jln apa atau dimna sy bs dpt bibit a.xylinum itu? mohon infonya y yg lgkp🙂

    oya mas, di situ kn kita bs buat a.xyilinum pke nanas, stlh ada lapisan putih, yang digunakan untuk starter, lapisan putihnya aja atau lapisan putih+air nanasnya? klo +air nanas berarti air nanas+lapisan putih di campur ke media sebnyk 20-30 ml gt mas?

    kirim ke imel sy aja!
    ari_ns1504@yahoo.co.id

    thx infonya!!

  16. ................ Ari Nurdiansyah said,

    Juli 7, 2009 pada 7:00 am

    mas blh tau beli bibit di Malang jl pa? mohon informasinya yang lgkp y!

    Oya artikel di atas kan memberitahukan cara pembuatan bibit menggunakan nanas. Setelah muncul lapisan putih, yang digunakan untuk pembuatan starter itu yg mn?lapisan putih aja atau lapisan putih+air nanas?

    mohon balasannya!terima kasih.

  17. dianita said,

    Juli 11, 2009 pada 4:48 am

    artikel mas iwan informatif sekali. ada peluang usaha ni dari air kelapa. kebetulan di desaku banyak penjual kelapa. biasanya air kelapanya di buang gitu aja. oya nanya ni asam asetat tu apa sama dengan cuka masak? trus asam sitrat tu apa sama dengan zitrunzuur, yang biasa digunakan sebagai bahan tambahan utk buat sirup?
    mohon balasannya, terima kasih

  18. andre said,

    Juli 14, 2009 pada 2:08 am

    artikelnya bagus banget mas…

    untuk penggunaan larutan sebagai starter tolong diperjelas lagi, masih bingung bagian dari larutan starter manakah yang digunakan..
    klo bs bls ke email saya.
    ditunggu blsnnya.
    Thnx.

  19. ramat said,

    Juli 15, 2009 pada 5:03 am

    Assalamualaikum

    mas saya dari malaysia…berminat mempelajari membuat nata dicoco secara kecilan saja dirumah…boleh mas terangkan secara detail lagi untuk membuat starternya….nisbahnya itu mengikut ukuran berat ker???satu lagi pupuk/za itu apa ya dalam bahasa melayunya…saya kurang tahu …

  20. Hery said,

    Juli 15, 2009 pada 4:08 pm

    Pak iwan, dimana sy bs dptkan bibit nata?

  21. Toyo Hartoyo said,

    Agustus 25, 2009 pada 4:16 am

    Bagi rekan yang membutuhkan kelapa, hub saya 081912814322 (toyo).

  22. Septian Adi said,

    September 10, 2009 pada 5:56 am

    Assallamuallaikum
    Wah artikel yg sangat bagus, kebetulan tempat saya banyak air kelapa yg terbuang. Tapi saya masih bingung bahasa yang terdapat di pasaran asam asetat dan asam sitrat apa ya, mohon penjelasannya pak

  23. dyka said,

    September 12, 2009 pada 10:29 am

    Oya artikel di atas kan memberitahukan cara pembuatan bibit menggunakan nanas. Setelah muncul lapisan putih, yang digunakan untuk pembuatan starter itu yg mn?lapisan putih aja atau lapisan putih+air nanas?

    balas di email saya yaw.thanx

  24. dyka said,

    September 12, 2009 pada 10:32 am

    oy mas untuk campuran za/urea nya itu btuh berapa banyak dlm 1 liter air kelapa?

    saya tertarik bgd stelah mmbaca artikel pnya maz…hebatt d…

    sya tnggu blzannya..thanx..

  25. Septian Adi said,

    September 18, 2009 pada 1:23 am

    Maaf mas masih belum jelas kebutuhan setiap bahan, tolong kirim lengkapnya via email, trim’ sebelumnya

  26. phyt4 said,

    September 27, 2009 pada 9:45 am

    saya mau tanya,
    apa kondisiatau syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan nata?
    trimakasih banyak ya,,

  27. phyt4 said,

    September 27, 2009 pada 9:47 am

    saya mau tanya,
    apa kondisi atau syarat yang harus dipenuhi dalam pembuatan nata?
    trimakasih banyak ya,,

  28. rendy said,

    Oktober 1, 2009 pada 5:39 am

    Minta komposisi detailnya…..soalnya saya tertarik untuk mencobanya, thanks

  29. rudy said,

    Oktober 1, 2009 pada 8:20 am

    pak,klo mau memesan kemasan buat sabun cair dimana ya tempatnya? kemasan beserta sablonan namanya jadi nanti kita tinggal mengisi sabunnya dalam kemasan itu.. tolong informasinya pak iwan.. trimakasih

  30. yAhfa said,

    Oktober 20, 2009 pada 3:14 pm

    pak iwan,,kalau dimalang beli bibit nata de coco dmn???
    dan harganya brpa per botol???
    mohon informasi almt yg jelas!!
    dan kLo disurbya bisa beli dimana???
    trima ksih pak!!!saya tunggu info nya di email saya!!!

  31. yanuri said,

    November 4, 2009 pada 2:58 am

    Melayani penjualan bibit/stater Nata de coco dan penjualan…
    hubungi… :
    Yanuri ( 0856 4730 2900 )
    Hartanto ( 0812 1948 9102)

  32. farah fajrin said,

    November 8, 2009 pada 1:11 pm

    keren pak iwan.
    ni farah pak, alumni smk pi.
    kebetulan saya punya usaha di bidang nata de coco.
    saya cuma pengen ngasi saran supaya di smk pi juga di ajarin cara buat nata de coco.
    dan saya sangat senang klo adek klas saya di PI mau sharing tentang nata de coco dan cara buka usaha dibidang itu juga.
    salam buat semua guru di SMK PI ya pak,,,,

    • iwanmalik said,

      November 8, 2009 pada 11:10 pm

      Haloo farah gimana kabar kamu sekarang???
      Ok…nata de coco sebenarnya sudah kami ajarkan ke siswa 2 tahun terakhir ini…jadi setelah farah lulus. Kami sangat senang tentang tawaran farah untuk sharing ke adik-adik PI sebagai tambahan pengalaman.
      Ntar salamnya kami sampaikan ke semua guru SMK PI.
      Salam

  33. junaidi sutrisno said,

    November 11, 2009 pada 11:35 am

    keren pak iwan…pas bnget sama tugas praktek jun…info y sangat bermutu,pak iwan jun perlu info pembiakan sendiri acetobacter xylinum,cara buat starter sendiri pokoknya semua tentang nata de coco yang lengkap tl0ng dikirim ke Email jun : junaidi.paijok.sutrisno@gmail.com.
    fr0m jun dI NAD.

  34. Ikin Muttaqin said,

    November 22, 2009 pada 8:35 am

    Pak iwan luar biasa, terima kasih ilmunya semoga bermanfaat untuk anak bangsa, pak punya materi cara meracik komposisi parfum yang bagus dan bahan camuran pengikat wangi supaya wanginya awet.
    Terima kasih, sukses selalu

  35. Roseida said,

    Januari 28, 2010 pada 1:53 pm

    sedia bibit/starter, jual beli nata de coco, dan beli air kelapa.
    bs hub 087834519107
    email sroseida20@gmail.com
    lokasi di Bandungan Ambarawa Kab.Semarang

  36. Edi Suryadi said,

    Februari 6, 2010 pada 3:14 am

    maaf, saya minta takaran untuk /L air kelapa, berapa Za yang dibutuhkan, starter, gula dll, mohon di perjelas…terimakasih…..

  37. mamik said,

    Februari 12, 2010 pada 2:44 am

    Kalau beli starter nata, bisa ng dikirim lewat paket ke pulau bangka?

  38. ita latifa said,

    Februari 17, 2010 pada 4:42 am

    PAK IWAN KLO DI MALANG BELI BHN2 NATA DE COCO DMN YA, TERUTAMA STARTERNYA? MAKASI

  39. muhammad wahyudi said,

    Maret 6, 2010 pada 8:23 am

    PAk Iwan,Blog Bapak termasuk Blog Favorit saya. terima kasih pak Iwan, semoga pahala selalu untuk Anda. Numpang iklan pak Iwan, kalau ga boleh tolong dihpus saja. Trims.

    saya memproduksi nata de coco skala rumahan, perhari baru 500kg. kira2 ada yang beminat untuk beli tidak ya?? khusus wilayah jogja dan sekitarnya. tapi kami bersama rekan2 sedang mengembangkan menjadi perhari 1ton. jika berminat untuk bermitra silakan call: 085-643-037-037

  40. Ibnu huda said,

    Maret 17, 2010 pada 8:39 pm

    Pak iwan ni lokasi dmn ya?tlg pak bantu sya mndapatkn air kelapa dlm kapasitas yg bsar.kbtulan orang tua saya sudah membuat tp kndala ny dgn pasokan air kelapa ny,karna sudah bnyk yg mmbuat nata ni.ortu sya namany pak mardi tinggl ngadilangkung kepanjen.trma ksh

    • April 22, 2010 pada 4:28 am

      saya juga produksi nata de coco. yang jadi masalah adalah bahan baku yaitu air kelapa. dimanapun pasti sulit cari air kelapa dlm jumlah besar. Saya sarankan ganti air kelapa dengan air limbah tahu/tempe. saya jamin buyer akan bersedia menerima pasokan nata dari limbah air tahu/tempe. disebut nata de soya(soybar/tahu/whey). selamat berinovasi…

  41. tyka said,

    April 1, 2010 pada 11:12 pm

    mkasih ya Pak,,artikelnYa snGat membanTu…..
    kbetulan d sekolah lg ada penelitian bwt nata dari kulit pisang..
    aku jg mau nanya,
    1. mengapa bakteri dituang stelah larutan dingin?
    2.lebih baik mana antra nata yang diberi urea sama yang nggak dksih urea?
    tolong cepat dibalas y??atw dkrim az lewat e_mailq,kartika.tyka22@gmail.com
    MAKASIH:)

    • iwanmalik said,

      April 1, 2010 pada 11:53 pm

      Bu Tyka,
      Ingin cepat hubungi kami langsung atau 0341-4490005.
      Salam

  42. hardi said,

    Mei 6, 2010 pada 2:33 pm

    hallo..
    artiket cukup menarik , sy mau tanya gimana cara utk menguatkan bibit agar bibit bisa cepat berkembang? please sent by email. trims

  43. ocha said,

    Mei 17, 2010 pada 8:46 am

    artikelnya sangat mmbntu skali
    Begini pak,sy sekarang lgi coba2 membuat nata de soya (nata dari limbah cair tahu),tp sy bingung limbah cair tahu yg digunakan yg mana,apa air tahu yg sering dijual ditoko yg warnanya putih pak,atau air sisa penggumpalan tahu (asam cukanya) yg warnanya bening pak???
    Makasih….

  44. Agustinus maryana said,

    Juli 16, 2010 pada 9:03 am

    Yth Iwanmalik

    Pak Iwan kami salah satu produksi Nata de coco, tetapi beberapa hari ini hasil produksi saya tidak bagus ( terlalu tipis,dan juga banyak yang tidak jadi ).
    kami mohon sarannya.
    Kalau bibit ( starter ) saya sudah tidak bagus, kami harus membeli kemana ?
    Sementara kami berdomisili di daerah serpong tangerang jabar.

    Terima kasih dan salam

    Agustinus Maryono.

  45. Jabon said,

    Juli 20, 2010 pada 2:41 pm

    saya puas membaca ertikel mas iwan dari tadi ….

  46. Kikis said,

    Agustus 11, 2010 pada 5:12 pm

    Coba ah,sungguh pencerahan yg bagus utk usaha..

  47. Yono said,

    Oktober 9, 2010 pada 2:09 pm

    Saya pemula ingin mencoba bisnis nata de coco,minta saran cara pembuatannya dan pemasarannya.mohon petunjuk.trims

  48. Mohammad Ridho said,

    November 29, 2010 pada 5:21 am

    keren mas inovasinya. kalau cara menjernihkan minyak goreng bekas ada ga?? tolong balas ke emailQ ya…trims

  49. susanto said,

    Desember 22, 2010 pada 2:26 pm

    assalamualaikum

    pak iwan mohon bantuannya, saudara saya berusaha mengembangkan acetobacternya untuk membuat nata de coco, tapi kok selalu gagal, mohon bantuannya untuk prosedur secara teknisnya n dengan penjelasan bahasa orang awam pak. kalo tidak merepotkan bisa dikirim ke email saya.

    terimakasih sebelumnya.

  50. awan said,

    Januari 10, 2011 pada 8:03 am

    saya mau nanya kalau satu liter air kelapa menghasilkan berapa kg nata de coco??

    tolong balas ke e_mail saya
    thank’s

  51. ilyas said,

    Maret 17, 2011 pada 2:34 pm

    assalamualaikum wr, wb

    thanks untuk pak iwan malik artikel ini udah lama saya cari awalnya cuma mau cari staternya aja malah ada bonus cara perbanykan dan pembuatan natta de coco nya. imformatif banget.

  52. riy thp b best said,

    Mei 25, 2011 pada 6:38 am

    thanks yy info’a… //n_n

  53. riza said,

    Mei 29, 2011 pada 12:19 pm

    assalamualaikum
    infonya sangat menarik, saya sangat senang. bagaimana cara tuk bergabung disini? trims

    • iwanmalik said,

      Mei 29, 2011 pada 2:40 pm

      Rekan Riza,
      Kami bergerak dalam bidang pelatihan, sering memberikan pelatihan secara langsung, bagi yg berdomisili di luar luar malang bisa melalui VCD berupa film detail tentang komposisi, fungsi dan proses pembuatannya… sengaja kami sendiri yang memperagakan sehingga mudah untuk diikuti / dipraktekkan.
      Nyaris 100% pemesan VCD tak masalah + kami memberikan konsultasi gratis sesuai item yg di pesan via email, HP, chatting facebook ataupun bertemu langsung.

      Kantor jl. barito 5 Malang
      Rumah jl. Mawar I / 74d Malang

      Cara mendapatkan VCD-nya ada di :
      https://iwanmalik.wordpress.com/pelatihan.
      Contact person iwanmalik’s production 0341-4490005

      Informasi STATUS KIRIMAN dapat di lacak dengan Nomor RESI / Barcode melalui :
      1. http://www.posindonesia.co.id
      2. http://www.tiki-online.com
      3. SMS, ketik IPOS nomor barcode, kirim ke 8161

      Salam

  54. Agung said,

    Juni 17, 2011 pada 3:57 pm

    Dear Kawan2 sekalian,

    Saya kebetulan lagi membutuhkan nata de coco,

    1. untuk pasar domestik 80 Ton sebulan. supplay ke sekitar Jakarta.(continue)
    2. pasar Internasional 55 ton sebulan untuk bulan pertama, pengiriman ke Taiwan, spesifikasi akan saya berikan apabila kita bisa ketemu dulu untuk pembicaraan lebih lanjut. (Continue).

    bagi kawan2 saya tunggu konfirmasinya melalui e-mail saya di agung.corsair@gmail.com….jika memang berminat bisa mengirimkan sample, sertifikasi, atau alamat pabrik untuk saya survey kelayakannya…untuk kawan-kawan yang baru bersifat home industri bukan berarti gak bisa masuk…silahkan semua memberikan penawaran..coz akan saya seleksi dan saya visit ke lokasi pembuatan. tku and ditunggu.

    Salam sukses petani Indonesia.

  55. ewa said,

    November 10, 2011 pada 4:28 pm

    met malam ms iwan malik🙂
    sy ewa dr banjarmasin, blog ms sangat informatif skali…slma bbrp bulan ini sy n kluarga produksi nata dlm skala kecil dl, awal’y hasil’y bagus, tp lama kelamaan smakin jauh dr harapan, ksimpulan kami ky’ brmasalah d bibit’y
    sy minat u/ beli bibit n vcd nya ms🙂

  56. vera seftaria said,

    Desember 11, 2011 pada 3:39 am

    asslmkum pak iwan..🙂
    saya vera dari lampung, saya mau mencoba membuat nata de coco dan membuat starternya, saya berminat untuk mmbeli vcd nya pak…
    bagaimana cara transaksi awalnya y pak…

    terimakasih…🙂

    • iwanmalik said,

      Desember 15, 2011 pada 12:00 pm

      Mbak Vera,
      VCD nata decoco sudah kami kirim via POS dgn nmr resi 12206853163…silahkan cek di http://www.posindonesia.co.id atau kantor POS terdekat.
      Kami sudah kirim email tentang item yang di pesan sambil nunggu VCD-nya nyampe.
      Makasih

  57. Muslichin said,

    April 13, 2016 pada 1:21 pm

    Mohn info harga bakteri nata dan CD pelatihanya! Trimakasih


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: